Harmoni Nusantara merupakan salah satu
kegiatan pentas seni dan budaya yang diselenggarakan oleh Universitas
Pendidikan Indonesia yang dilalksanakan tepatnya pada tanggal 22 November 2013
pukul 19.30-22.00 WIB.
Harmoni Nusantara sebagai salah satu rangkaian
agenda dalam kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama UPI dengan kementerian
Perekonomian ini menampilkan berbagai seni tradisional dari daerah-daerah yang
merupakan representasi dari Indonesia sebagai suatu negara kepulauan yang
memiliki kekayaan tradisi dan budaya tiada duanya dengan berbagai macam ras,
suku bangsa serta etnis didalamnya.
Acara ini dimulai pukul 19.30 dengan
menampilkan suatu kabaret yang mencoba untuk menunjukkan masalah-masalah atau
problema kehidupan dan dikemas dengan menarik dalam adat budaya Sunda.
Berikutnya, penampilan dari Paduan suara yang membawakan berbagai macam lagu
daerah mulai dari Jawa Barat, Kalimantan Barat, Papua, Ambon, Padang, dan Aceh.
Lalu penampilan monolog yang menanpilkan dan menggambarkan perjuangan merebut
serta kritik sosial dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia.
Seorang pria masuk dan mencoba menampilkan lagu Satu Nusa Satu Bangsa
menggunakan Biola, tetapi senantiasa salah hingga akhirnya ia frustasi dan
membanting biola tersebut. Dilanjutkan dengan seorang pria yang masuk membawa
bendera Merah Putih dan berperan layaknya seorang prajurit di tengah rentetan
suara pistol dan membacakan Proklamasi Indonesia, kemudian ia menyalakan lilin
di atas panggung sembari menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa tetapi kemudian
ia pula mematikannya dengan tangannya sendiri, sambil menggumamkan
masalah-masalah yang masih ada selama 68 tahun umur Indonesia merdeka. Sebuah
penampilan yang sederhana namun memiliki kesan dan pesan filosofis yang mendalam,
menjadi suatu cerminan dalam kita merenungkan sejauh manakah kemerdekaan
Indonesia ini kita rasakan.
Penampilan berikutnya menampilkan tarian
daerah dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta dibawa dan Diajak berkeliling
nusantara dalam balutan harmonisasi seni budaya tari,musik dan lagu tradisional.
Mulai dari ujung Timur papua, sulawesi, Kalimantan, Bali, Jawa, Sunda, Padang
hingga Ujung barat Aceh. Suatu penampilan tari yang benar-benar
merepresentasekan kekayaan budaya Indonesia dengan segala nilai-nilai kearifan
dan keeksotisan budayanya. Sebuah kebanggan tersendiri ketika melihat suatu
suguhan budaya yang khas dan unik yang merupakan hasil atau karya otentik
budaya Indonesia dalam suatu miniatur kegiatan dan acara.
Penampilan demi penampilan muncul satu
persatu, Pupuh, lagu tradisional, tari tradisonal, hingga ada satu momen yang
mengajak seluruh peserta mengekspresikan apa yang ia rasakan dengan diiringi
hentakan musik dalam sentuhan tradisional yang harmonis dan konstan, membuat
seluruh peserta terlihat menggerak-gerakkan badannya bahkan maju ke depan
panggung dalam mengekspresikan emosinya diiringi alunan musik yang membius.
Acara pun ditutup dengan menyanyikan suatu lagu daerah Jawa Barat, yakni Bubuy
Bulan dengan sentuhan peralatan modern. Suatu acara yang menginspirasi dan
mengaspirasi, membuka mata, pikiran dan hati kita bahwa Indonesia bukanlah
hanya pulau Jawa, Indonesia bukan hanya Jawa Barat, disini merupakan tantangan
kita bagaimana dalam menjaga kelestariannya seni dan budaya tradisional ini
sendiri.
Bandung, 23 November 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar